Permintaan TI sampai pekerjaan selesai.
Kumpulkan kebutuhan akses atau perangkat, periksa kewenangan, lalu berikan tim TI tugas dengan pemilik dan tenggat jelas.
Selesaikan celah di antara tim.
Persetujuan sudah diberikan, tetapi permintaan belum masuk antrean teknisi. Pemohon dan atasan tidak mengetahui siapa yang sedang mengerjakannya.
Untuk timIT Operations, service desk, dan pemilik sistem
Proses yang bisa Anda susun
- Akses aplikasi dan perubahan hak akses
- Perangkat kerja dan serah terima
- Permintaan perubahan sistem internal
Keputusan terhubung dengan tindak lanjut.
Contoh urutan proses yang dapat dikonfigurasi. Langkah aktif mengikuti desain workflow yang dipublikasikan.
- Isi kebutuhan dan cakupan
- Minta approval atasan atau pemilik sistem
- Masukkan tindak lanjut ke queue TI
- Staf mengerjakan dan mencatat hasil
- Pantau SLA dan penyelesaian
Siapa mengerjakan langkah berikutnya?
Setelah approval, Operation Task menghubungkan request ke queue TI. Staf mengambil tugas, mencatat hasil provisioning atau serah terima, dan menutupnya. SLA memicu eskalasi email bila terlewati.
Hasil yang bisa ditelusuri
Dari kebutuhan bisnis sampai konfirmasi pekerjaan TI, setiap langkah memiliki penanggung jawab yang terlihat.
Permintaan akses aplikasi
Tim mengajukan akses aplikasi dengan tujuan, masa berlaku, dan persetujuan pemilik sistem.
Contoh ini menggunakan data ilustratif. Template merupakan titik awal dan dapat disesuaikan; tugas lanjutan serta SLA perlu ditambahkan sesuai kebutuhan.
Informasi untuk memulai review
- Sistem
- Project workspace
- Hak akses
- Editor · Proyek Atlas
- Durasi
- 30 hari
Lampiran contoh: access-justification.pdf
Rangkai fitur sesuai proses Anda.
Mulai dari data yang benar, tetapkan kewenangan, lalu pilih cara menangani dokumen dan tindak lanjutnya.


