Dari kebutuhan barang sampai tindak lanjut.
Satukan kebutuhan, penawaran, approval, dan tugas pengadaan. Tim mengetahui keputusan serta pekerjaan yang perlu diselesaikan berikutnya.
Selesaikan celah di antara tim.
Penawaran tersebar di email, pengajuan perlu dilengkapi berulang kali, dan tindak lanjut setelah disetujui tidak memiliki penanggung jawab yang jelas.
Untuk timProcurement, Finance, dan kepala departemen
Proses yang bisa Anda susun
- Permintaan perangkat dan perlengkapan
- Review penawaran vendor
- Tindak lanjut pembelian yang disetujui
Keputusan terhubung dengan tindak lanjut.
Contoh urutan proses yang dapat dikonfigurasi. Langkah aktif mengikuti desain workflow yang dipublikasikan.
- Ajukan kebutuhan dan rincian barang
- Arahkan pemeriksaan menurut nilai
- Selesaikan approval atau revisi
- Antrekan tindak lanjut pengadaan
- Catat referensi dan penyelesaian
Siapa mengerjakan langkah berikutnya?
Tambahkan Operation Task pada workflow untuk mengantrekan tindak lanjut pembelian. Staf mencatat referensi PO atau penerimaan, dokumen, dan penyelesaian dengan tenggat SLA.
Hasil yang bisa ditelusuri
Keputusan pembelian dan realisasi pekerjaan dapat ditelusuri melalui request yang sama.
Pengadaan laptop tim
Tim operasional mengajukan pembelian laptop, melampirkan penawaran PDF dan rincian barang dalam tabel.
Contoh ini menggunakan data ilustratif. Template merupakan titik awal dan dapat disesuaikan; tugas lanjutan serta SLA perlu ditambahkan sesuai kebutuhan.
Informasi untuk memulai review
- Barang
- Laptop · 3 unit
- Estimasi
- Rp28.500.000
- Kebutuhan
- Onboarding tim desain
Lampiran contoh: vendor-quotation.pdf
Rangkai fitur sesuai proses Anda.
Mulai dari data yang benar, tetapkan kewenangan, lalu pilih cara menangani dokumen dan tindak lanjutnya.


